Image of Etnografi Visual: Memahami, Merekam, dan Memaknai Budaya Melalui Citra

Text

Etnografi Visual: Memahami, Merekam, dan Memaknai Budaya Melalui Citra



Buku Etnografi Visual: Memahami, Merekam, dan Memaknai Budaya Melalui Citra,
berbeda dari buku metodologi penelitian pada umumnya, buku ini disusun dengan tiga
penekanan. Pertama, setiap bab memadukan landasan teoretis dengan panduan
praktis agar pembaca tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu
menerapkannya di lapangan, mengubah teori yang abstrak menjadi kebiasaan kerja
yang konkret. Kedua, setiap bab menyertakan studi kasus, baik yang diangkat dari
sejarah panjang etnografi visual maupun ilustrasi yang relevan dengan konteks desain
sehari-hari, untuk memperlihatkan bagaimana sebuah konsep sesungguhnya bekerja
di tangan peneliti maupun desainer nyata. Ketiga, setiap bab ditutup dengan bagian
Refleksi Praktik yang mengajak pembaca berhenti sejenak dan menghubungkan materi
yang baru dipelajari dengan pengalaman serta proyek mereka sendiri, sebab
pemahaman yang sesungguhnya hanya tumbuh ketika sebuah konsep dipulangkan
kembali ke pengalaman pribadi pembacanya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit Trisakti Multimedia Publishing : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
vi + 246 hlm + 8 Bab; 17,6 cm x 25 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas

  • Etnografi Visual: Memahami, Merekam, dan Memaknai Budaya Melalui Citra
    Buku Etnografi Visual: Memahami, Merekam, dan Memaknai Budaya Melalui Citra, berbeda dari buku metodologi penelitian pada umumnya, buku ini disusun dengan tiga penekanan. Pertama, setiap bab memadukan landasan teoretis dengan panduan praktis agar pembaca tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya di lapangan, mengubah teori yang abstrak menjadi kebiasaan kerja yang konkret. Kedua, setiap bab menyertakan studi kasus, baik yang diangkat dari sejarah panjang etnografi visual maupun ilustrasi yang relevan dengan konteks desain sehari-hari, untuk memperlihatkan bagaimana sebuah konsep sesungguhnya bekerja di tangan peneliti maupun desainer nyata. Ketiga, setiap bab ditutup dengan bagian Refleksi Praktik yang mengajak pembaca berhenti sejenak dan menghubungkan materi yang baru dipelajari dengan pengalaman serta proyek mereka sendiri, sebab pemahaman yang sesungguhnya hanya tumbuh ketika sebuah konsep dipulangkan kembali ke pengalaman pribadi pembacanya.


Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya